Postingan

Memori Sahabat

Rembulan, Awan, Luka 2 tahun telah berlalu, Rasanya seperti kemarin aku mengenalmu. Yah kamu, seseorang yg sangat berarti untukku ! Kala itu kita berkenalan saat hendak pergi ke masjid untuk melaksanakan sholat magrib. Dengan ramah kamu menyapaku dan memperkenalkan diri, kemudian kita saling bertukar cerita dan terjalin komunikasi yang baik. Hari berganti minggu, dan minggu berganti Bulan, hingga akhirnya kita saling mengenal dan menjadi Sahabat. Saat itu aku masih mahasiswa semester 3, sedang kamu mahasiswa baru. Kita sama-sama datang dari kampung halaman untuk melanjutkan studi perguruan tinggi di Kota. Beruntungnya kita kuliah di jurusan yang sama dan tinggal di asrama yang sama. Kurang lebih dua bulanan bersama-sama, banyak kenangan dan pengalaman hari-hari yang kami lalui. Mulai mengenal karakter dan kepribadian masing", saling peduli dan menolong satu sama lain. Memiliki visi yang sama dalam Hijrah dan ingin menjadi lebih baik lagi kedepannya. Ger...

Untukmu Sahabatku yang Telah Pergi

Gambar
Malam tanpa bintang, itu lah jiwa yang sedang terpaku dalam diam tanpa ada sosok yang menyapa.. Di manakah tawa yang dulu riuh menemaniku, di manalagi ku temukan cahaya yang akan menerangi sudut gelap di ulu hatiku.. Aku rindu nasihat itu, aku rindu belaian itu, aku rindu sosok engkau yang slalu ada. Namun mlm ini aku kehilangan lagi sosok sahabat terbaikku. Sahabat yang selalu membuatku merasa berarti dan penuh makna, walau terkadang aku seringkali tak mengerti sikapmu.  Tapi itulah yang membuatmu berbeda.. Aku bagai pena tak bertinta, yang hanya mengharap pada TUHAN semoga engkau bahagia di alam sana. Sahabat,,, meski kita berada dalam dimensi yang berbeda tapi yakinlah cinta seorang sahabat takkan pernah lekang oleh masa, tak pernah pudar meski detik demi detik hari akan berganti menjadi bulan dan bulan akan segera berganti menjadi tahun. Ternyata TUHAN lebih menyayangimu, karna TUHAN tak ingin kau lebih lama menjadi budak dunia... Salam sahabat untuk sahabat semoga engk...